Berkenalan dengan Musik Klasik Lewat Nodame Cantabile


 

dvd

Musik klasik. Ketika mendengar kata ‘musik klasik’ yang terlintas pertama kali di otak kita pastilah rumit, kaku, dan membosankan. Bahkan mungkin, sebagian dari kita tidak tahu apa itu musik klasik – terutama di kalangan anak muda. Sebagian besar dari kita, anak muda, pasti lebih memilih menonton konser musik pop, rock, jazz, atau yang lagi hits sekarang, K-Pop. Nah, aku adalah salah satu di antaranya (note: K-Pop tidak termasuk dalam list-ku). Pengetahuanku tentang musik klasik sangat minim. Paling-paling yang kutahu cuma Mozart. Tapi kalau ditanya, karya Mozart itu yang sepertti apa, aku cuma bisa menggelengkan kepala alias tidak tahu.

Tapi ternyata, sebuah drama Jepang, Nodame Cantabile mampu membuktikan bahwa musik klasik itu nggak membosankan. Mempelajari musik klasik itu bisa jadi sangat menyenangkan.

Diangkat dari manga karangan Tomoko Ninomiya dengan judul yang sama, Nodame Cantabile ini mampu menjadi drama yang banyak menarik perhatian anak muda Jepang. Sampai-sampai nih, ada lho kafe yang mengangkat tema drama ini. Desain kafenya dibuat semirip mungkin dengan setting drama satu ini; kamar Nodame dan Chiaki.

Drama ini bercerita tentang kisah cinta dua mahasiswa musik yang berkepribadian sangat berbeda; pianis berbakat tapi arogan yang ingin jadi konduktor, Chiaki (Tamaki Hiroshi) dan pianis berbakat tapi punya kepribadian aneh, Nodame (Ueno Juri). Chiaki lahir dan tumbuh di keluarga musisi, memiliki bakat musik yang luar biasa, sangat percaya diri, tapi tidak memiliki kemampuan dan emosi yang cukup untuk memahami musik sehingga mampu menyajikan pertunjukan musik yang sempurna. Sebaliknya, Nodame, walapun sebenarnya berbakat dan mampu memberikan emosi yang dibutuhkan dalam musik, kurang memiliki motivasi untuk berkembang.

Nodame_chart

Melalui pertemuan dan interkasi-interaksi antara Nodame dan Chiaki, juga dengan teman-temannya yang lain – yang sama uniknya, keduanya mampu berkembang, menjadi musisi yang lebih matang. Selain itu, mereka juga semakin menyadari bahwa dalam musik, selain skill atau kemampuan, emosi juga diperlukan – membuat musik hidup – agar sebuah pertunjukan musik dapat disajikan dengan apik dan menyentuh hati setiap penontonnya. Menyampaikan pesan si komposer secara indah melalui musik.

Selain menyajikan kisah cinta Nodame dan Chiaki, drama ini juga memberikan gambaran bahwa memainkan musik klasik itu tidak sekadar membaca score lalu memainkannya. Si pemain harus memahami pesan yang ingin disampaikan si komposer melalui tiap not dan ketukan-ketukan dalam komposisi musik tersebut. Tiap komposer mempunyai cirinya masing-masing, begitu juga dengan tiap komposisi musiknya. Contohnya Beethoven dalam Beethoven’s “Violin Sonata No. 5, Opus 24 ‘Spring'”. Komposisi itu dimainkan dalam episode “Lesson 2” saat Mine berduet dengan Chiaki dalam sebuah tes. Dalam episode tersebut, Violin Sonata No. 5, Opus 24 ‘Spring’ merepresentasikan fase awal dari perkembangan musik Mine.

So, that’s it. Setelah nonton drama Jepang yang judulnya Nodame Cantabile ini, pengetahuanku tentang musik klasik sedikit ter-upgrade. Yah, paling enggak aku jadi tahu kalau komposer musik klasik itu nggak cuma Mozart aja, tapi ada juga yang namanya Schubert, Brahms, Elgar, Rachmaninoff,  dan banyak lagi. Dan lewat drama ini juga, aku jadi sedikit banyak tahu karya-karya para komposer tersebut which are awesome. Intinya, drama ini secara tidak langsung memberikan pengetahuan – bisa juga dibilang mengajari – tentang musik klasik, terutama untuk para anak muda.

Berikut adalah website yang menyediakan jasa download gratis Nodame Cantabile kalau ada yang mau download:

  1. Doramax264
  2. Chauthanh

Atau yang mau nonton onlineGooddrama

Advertisements

Cheated


Ini nih film yang bikin aku shock karena jalan cerita dan temanya jauh berbeda dari yang aku bayangkan. Film yang kumaksud ini berjudul Dark Shadows yang dibintangi oleh Johnny Depp, Michelle Pfeiffer dan Eva Green. Kalau dilihal dari judulnya saja, orang-orang pasti akan mengira kalau film ini merupakan film horror atau thriller. Awalnya aku pun berpikir demikian. Apalagi ketika mendengar kalau film ini bercertita tentang vampir dan penyihir. Makin kebayang deh bagaimanya seremnya film ini. dark shadow

Tapi ternyata oh ternyata, aku tertipu. Setelah menonton trailer-nya, barulah aku tahu kalau film Dark Shadows ini bertemakan gothic horror comedy-drama. Jadi walaupun sebuah film horror, film ini juga menghadirkan nuansa komedi. Seperti saat Barnabas Collin (Johnny Depp), pemeran utama Dark Shadows, kembali ke kediaman keluaga Collins dan mendapati bahwa segalanya sudah berubah; menjadi lebih modern.

Walaupun belum menontonnya, tapi dengan melihat trailer-nya aku yakin kalau film ini layak untuk ditonton. Di Indonesia film ini sudah dirilis pada tanggal 11 Mei lalu dan sekarang sudah tayang di beberapa bioskop di kota besar di Indonesia. Bagaimana dengan Jogja? Jangan khawatir, film Dark Shadows ini bisa ditonton di Empire XXI. So, let’s enjoy the movie Smile

Must-Watch Movies This Week


The Raid and The Hunger Games Poster

Minggu ini ada banyak film bagus yang baru dirilis dan tayang di bioskop Indonesia. Dua diantaranya adalah The Raid Redemption dan The Hunger Games. Kedua film ini sudah menarik perhatianku jauh sebelum dirilis di Indonesia.

The Raid Redemption merupakan film Indonesia arahan sutradara Gareth Evans dan dibintangi oleh Iko Uwais, Dony Alamsyah, Joe Taslim dan banyak bintang top lainnya. Hampir mirip dengan Merantau, film Evans yang sebelumnya – yang juga dibintangi oleh Iko Uwais – menampilkan banyak gerakan silat. Film ini menceritakan tentang 20 anggota polisi elit Indonesia yang melakukan penyerbuan ke sebuah apartemen 30 dengan misi menangkap seorang bandar pengedar narkoba. Selain gerakan silat, film ini juga menyuguhkan aksi tembak-tembakan ala film-film Hollywood. Lebih hebatnya lagi, sebelum resmi ditanyangkan di bioskop, film The Raid Redemption ini telah mengikuti beberapa festifal film dan memenangkan beberapa penghargaan seperti ‘The Cadillac People’s Choice Award’ dalam Toronto International Film Festival (TIIF) Mei 2011 lalu, film terbaik dan sekaligus Audience Award di Jameson Dublin International Film Festival, dan  menjadi film favorit juri di Festival Film Sundance.

Film kedua yang wajib ditonton minggu ini adalah The Hunger Games yang diangkat dari sebuah novel karangan Suzanne Collins dengan judul yang sama. Dibintangi oleh Jennifer Lawrence, Josh Hutcherson dan Liam Hemsworth, film ini menceritakan tentang  sebuah kompetisi berbahaya yang menyeleksi pria dan wanita dari 12 Distrik di Capitol untuk berjuang hidup dan mati dalam sebuah reality show yang ditayangkan di televisi setempat. Katniss Everdeen, seorang gadis berusia 16 tahun, mengajukan diri mengikuti permainan tersebut untuk menggantikan adikknya dan menjadi partner Peeta Mellark dalam permainan tersebut. Film The Hunger Games ini dikabarkan akan sukses besar seperti film Harry Potter dan Twilight Saga yang setipe dengan film ini.

 

Everybody is somebody’s hero


I’ve just started my PPL and there are not many jobs to do yet so that I spend my time watching movie with my friend in my boarding house. I watch many movies with various genres; horror, action, drama, comedy. In fact, those movies really entertain me. Some, even, enlighten me.

The last movie I watched with my friend titled “Somebody’s Hero”. It was a great film. Dennis Sullivan is an average accountant who is assigned for the account of a wealthy young widow Katie Wells by his boss Miss Malechek. Katie’s son, Jake, likes Man America – a superhero character – very much. However, his mother doesn’t like it since she had bad memory about heroic things; her husband died because he wanted to help someone. Knowing this, Sullivan wants to surprise Jake by wearing SuperheroeMan America’s costume. But accidentally he involved in a crime and appeared as a hero. All of sudden, his action in the costume shop was on TV, newspapers, and magazines. Now, Dennis Sullivan must become the superhero everyone wants him to be, despite his total lack of super powers.

The movie shows that everyone can be a hero; doesn’t necessary doing an extreme one like Superman, Batman, or Spiderman. To be a hero in real life, we don’t need special power. Being a good example to your brother or sister or helping an old woman crossing the road are heroic things. What we need is simply willingness to  help others and that what was showed in this movie.

Reflecting to my real life, I have so many heroes. My mother is my hero. My father is my hero. My sister is my hero. My neighbor is my hero. Even a stranger is also my hero. They are my hero because for me they are heroes. It doesn’t need special reason to make them my hero, just simply because they help me – they help me in many things; from small to big things.

My next mission is to be a hero for others. I have my heroes. What about you?