Menikmati Sunrise di Pantai Sarangan


Kulari ke hutan kemudian menyanyiku,

Kulari ke pantai kemudian teriakku…

Itulah sepenggal puisi karangan Rako Prijanto, yang kemudian nge-hits gara-gara film AADC di tahun 2002. Tidak, saya tidak akan membahas film AADC walaupun demamnya masih terasa sampai sekarang.

IMG_1778

Kurang paham dengan apa yang sebenarnya ingin disampaikan si penulis lewat puisi itu. Namun,mungkin saat itu si penulis merasakan hal yang hampir sama dengan saya. Penat, capek, dipusingkan dengan masalah kerjaan, dsb. Rasanya ingin lari sejenak dari segala kesibukan, refreshing.

Lalu itulah yang saya lakukan. Jika Rako Prijanto bingung mau ke hutan atau belok ke pantai, maka saya memilih untuk langsung ke pantai.

Jpeg

Dari atas bukit Jujugan

Walau bisa disebut liburan, sebenarnya ini tidak sepenuhnya liburan. Saya membawa rombongan anak-anak SMP, which are my students. Kami mengadakan acara field trip di pantai Sadranan, Gunungkidul selama 2 hari.

Di hari kedua, kami bangun pagi-pagi sekali dan atas saran owner homestay yang kami tinggali, kami trekking dari pantai Sadranan ke pantai Sarangan. Pantai Sarangan ini letaknya sekitar 1,5 km di sebelah barat Pantai Sadranan.

IMG_1772

Perbukitan Seribu di sisi utara pantai

IMG_1774

Pukul 5 pagi kami berangkat dari homestay. Setelah kurang lebih 30 menit trekking dan sedikit naik bukit, sampailah kami di puncak Bukit Jujugan, sebuah bukit kecil di sebelah barat pantai Sarangan. Dari atas bukit ini, kami bisa melihat jauh ke timur sampai pantai Sundak dan ke barat sampai mercusuar pantai Baron. Hamparan biru laut yang luas pun bisa dengan jelas kami lihat.

I was speechless. Itu adalah kali pertama saya menemukan spot seindah itu di jajaran pantai selatan. Benar-benar pemandangan yang komplit. Ditambah pula semilir angin pagi yang sejuk, benar-benar suasana yang menenangkan.

IMG_1773

Tujuan awal kami adalah melihat sunrise. Awalnya kami sempat khawatir tidak dapat sunrise karena langit di sisi timur tertutup awan mendung. Beberapa dari kami, termasuk saya, juga sempat lupa dengan tujuan awal kami kami terpesona dengan pemandangan sekitar dan sibuk berfoto-foto.

IMG_1785

Tepat pukul enam matahari mulai menampakkan diri. Sedikit demi-sedikit awan mendung mulai menipis digantikan semburat oranye di sisi timur pantai. Kami pun langsung ambil spot terbaik, kamera ready, dan ketika matahari berada di titik terbaiknya, kami pun berlomba-lomba mengabadikannya melalui mata kamera kami. Namun, apa yang dilihat mata kami jauh lebih indah daripada yang terekam mata kamera, believe me.

Melihat sunrise sudah, foto-foto pun sudah. Dan karena perut juga sudah minta diisi, pukul 6.30 kami semua kembali ke homestay. Di perjalanan pulang, kami melewati beberapa pantai sebelum akhirnya sampai ke Sadranan. Pantai ini tidak kalah indahnya.

IMG_1788

pantai Krakal

IMG_1790

Persis di sebelah timur pantai Sarangan ada pantai Krakal yang baru-baru ini juga terkenal untuk surfing. Di sebelah Krakal ada pantai Slili, pantai yang relatif sepi namun tak kalah indah dari pantai-pantai di sekitarnya. Jadilah kami sekali jalan, dua tiga pantai terlampaui.

So, selamat jalan-jalan. Selamat menikmati pesona laut selatan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s