Girls and Technology: Why don’t we be friends?


Word’s out that tech has an image problem among girls who think it might be boring, geeky, uncreative and not really helping anyone! Some also will immediately  label technology as the-world-for-men-only. In my opinion, they just got the wrong perception. Let’s try to see technology from different perspective – that technology isn’t the-world-for-men-only and that technology is exciting.

4

Eits, tapi jangan berpikir ke arah yang rumit-rumit dulu. Bersahabat sama teknologi itu bukan berarti kita harus masuk jurusan IT dan berkutat dengan angka-angka dan pemrograman lho. Doyan nge-game dan nge-blog itu juga udah bisa dikategorikan “bersahabat” dengan teknologi. Nah, apalagi buat para cewek yang punya online shop, bersahabat dengan teknologi itu bisa membantu dalam mempromosikan si online shop itu sendiri.

Based on my experiences, bersahabat sama teknologi itu sangat membantu. Sebagai penggemar film, manga, dan anime aku pasti nggak mau ketinggalan nonton film-film yang bagus. Sewa DVD/CD di rental kadang malah mengecewakan. Udah keluar duit, eh kualitasnya nggak oke; dari resolusi gambar yang jelek sampai nggak tersedianya subtitle. Akhirnya pilih download sendiri deh, cari download sites yang terpercaya dan download pakai IDM (Internet Download Manager). Dari kebiasaan download dan browsing, aku jadi sedikit tahu tentang internet connection sampai yang namanya IP address, dan nggak gagap ketika komputer/laptop nggak bisa connect internet.

Mau ngedit foto atau bikin desain? Yup, dengan bersahabat sama teknologi semua itu bisa dilakukan dengan mudah. Main-main sama Corel dan photoshop itu nggak serumit yang dibayangkan kok. Read and study the tutorial, then try it out. Yes, exercise is the best teachers, girls.

Bersahabat dengan teknologi itu juga membantu banget saat kita akan beli gadget; let’s say smartphones, tablets, or notebooks. Dengan tahu sedikit banyak tentang teknologi kita bisa lebih mudah memilih gadget mana yang sesuai dengan kebutuhan kita. Plus, kita jadi nggak ketergantungan lagi sama orang lain. And that’s the point, we’re independent women!!  Nah, kalau kata Ollie nih, penulis buku Girls & Tech sekaligus co-founder toko buku online Kutukutubuku.com, Chief Technology Officer (CTO), dan co-founder NulisBuku.com, yang penting itu kita stay curious dan nggak takut salah. So, let’s be friends technology!!

2 thoughts on “Girls and Technology: Why don’t we be friends?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s