“Dirugikan” oleh Situs Penjualan Online


Helloooo world!! It’s been a while since my last post. Well, agak sedikit maklum lah, banyak hal yang harus diurus setelah thesis defense Februari kemarin.

Anyway, kali ini aku bakal menceritakan satu pengalaman yang kalau dipikir-pikir cukup merugikan. Kenapa? Begini ceritanya.

Setelah berbulan-bulan nggak ngurusin blog, akhirnya pagi ini aku buka lagi blogku dan menemukan beberapa komen baru di beberapa postinganku. Salah satunya adalah di postingan Mengajar & Belajar di Sekar Kedhaton. Di sana, si pemberi komen intinya minta izin untuk mengutip sebagian postinganku itu. Sebenarnya sih tidak masalah selama si pengutip ini mencantumkan dengan jelas sumbernya, dan dengan cara yang benar.

Untitled2

Lalu, apa masalahnya? Nah, yang membuat aku curiga dan agak kurang percaya dengan orang ini adalah dia akan mencantumkan kutipan postinganku itu untuk mempromosikan produk sirupnya di websitenya ( http://bregasnatural.com./ ). Apa hubungannya coba antara pengalaman mengajar dan promosi sirup? Karena penasaran, aku lalu membuka website tersebut, dan ternyata itu memang website tentang produk sirup. Setelah kuteliti, ternyata website ini mencantumkan beberapa testimoni dari beberapa blog tentang menu dari beberapa restoran yang di-“klaim” oleh website ini menggunakan produknya. Yang bikin aku jengkel adalah, si website ini mencantumkan blogku sebagai salah satu blog yang me-review makanan/minuman yang di-“klaim” menggunakan produknya. Lebih sebal lagi, ini review yang tercantum di sana dan isi tulisan di blogku itu sama sekali berbeda.

Untitled

Untitled3

Dari situ aku jadi berpikir, jangan-jangan review dari blog lain yang dicantumkan di sana pun punya cerita behind the scene yang sama. Lebih jauh lagi, aku jadi makin meragukan kalau beberapa restoran atau tempat makan yang tercantum di situ benar-benar menggunakan produk di website tersebut. Bagaimana tidak, sejarah pencantuman kutipan review-nya saja sudah tidak beres, lalu bagaimana konsumen bisa pecaya dengan kualitas produk tersebut?

Mungkin hal-hal seperti ini bisa disebut sisi gelapnya dunia jual-beli online. Selain keuntungan-keuntungan, seperti kemudahan berbelaja, yang diperoleh, penipuan pun kadang tak luput menyertai. Nah, aku rasa ini bisa jadi pembelajaran bagi kita-kita yang sering membeli barang-barang secara online. Telusuri dulu deh dengan cermat latar belakang situs jual-beli online tersebut sebelum kita melakukan transaksi. Kalau website tersebut mencantumkan testimoni dari beberapa blog atau website yang lain, dicek dulu deh kebenarannya. Salah-salah nanti malah kena tipu. Udah duit melayang, barang atau jasa yang diperoleh sama sekali tidak sebanding. Alhasil, rugi kan?

One thought on ““Dirugikan” oleh Situs Penjualan Online

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s