Uang AsPal (Aseli dan Palsu)


Pernah mendengar tentang peredaran uang palsu? Ga tanggung-tanggung, uang yang dipalsukan itu sampai yang bernilai 100 ribu rupiah. Korbannya? Jangan tanya, orang super kaya pun bisa kena jebakan “uang palsu” ini.

Hari Selasa kemarin, aku mengambil uang sebesar 100 ribu (2 lembar 50 ribuan) di sebuah ATM di Sagan. Sesampai di kos, barulah aku sadar bahwa kedua uang uang 50 ribuan itu tidak 100% sama. Langsung terlintas di pikiranku bahwa salah satu dari uang itu merupakan uang palsu. Gila, bahkan ATM pun bisa disusupi uang palsu!

Jauh di dalam hati aku masih berharap bahwa kedua uang 50 ribuan itu tidak ada yang palsu. Satu per satu uang 50 ribuan itu kuamati dengan cermat, menggunakan cara yang dianjurkan pemerintah dalam iklan 3D (dilihat, diraba, diterawang). Secara tekstur dan warna, kedua uang 50 ribuan ini benar-benar sama. Yang membedakan adalah adanya gambar dua segitiga dan lingkaran-lingkaran pada salah satu uang 50 ribuan tersebut.

Pasti yang ada segitiganya ini uang palsu, pikirku. Namun, kok bodoh benar ya penirunya sampai memberikan pembeda yang sangat jelas. Kemudian aku melihat uang 10 ribuanku dalam dompet. Siapa tahu yang ada segitiganya ini keluaran terbaru. Setelah kulihat uang 10 ribuanku dan kubandingkan dengan uang 50 ribuanku, aku jadi agak lega karena dalam uang kertas tersebut terdapat gambar lingkaran-lingkaran seperti yang ada dalam uang 50 ribuanku.

Akhirnya, karena tidak mendapatkan jawaban yang pasti dari penyelidikannku yang singkat, aku memutuskan untuk membelanjakan uang 50 ribuan (yang kupikir palsu) itu di sebuah mini market. Kalau memang palsu, si kasir pasti akan tahu melaluui alat pendeteksi uang yang mereka miliki. Dan ternyata, uang tersebut lulus sensor. Jadi sepertinya, si uang 50 ribuan yang bersegitiga itu merupakan uang 50 ribuan keluaran terbaru; alias ga palsu.

Walau senang karena uangku bukanlah uang palsu, tapi kejadian tersebut membuatku semakin berhati-hati dalam menerima uang. Jangan sampai deh aku mendapatkan uang palsu, apalagi dalam nominal yang besar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s