Cave Tubing at Pindul Cave


Nama gua Pindul memang belum terlalu terkenal di dunia pariwisata Indonesia, terutama di Yogyakarta. Gua ini baru dibuka untuk umum sekitar 1 tahun yang lalu.  Jadi, wajar saja jika belum banyak orang yang mengetahuinya. Saya sendiri, sebagai warga Gunung Kidul juga baru mengetahui hal ini cave tubing2-editbelum lama. Tepatnya, ketika saya mengikuti KKN Alternatif  Tematik di sana.

Obyek wisata gua Pindul ini terletak di desa Bejiharjo, Karangmojo, Gunung Kidul. Perjalanan memakan waktu kira-kira 1,5 jam dari Yogyakarta. Perjalanan bisa ditempuh menggunakan mobil atau sepeda motor. Belum ada transportasi umum yang bisa langsung mencapai obyek wisata ini. Umumnya bus hanya akan sampai di depan gapura selamat datang di desa Bejiharjo.

Walaupun masih terbilang obyek wisata baru, jumlah pengunjung baik lokal maupun asing terbilang cukup banyak. Hari tersibuk di tempat wisata ini – seperti halnya tempat wisata yang lain – adalahP091011_11.52 weekend, Sabtu dan Minggu. Sistem yang dipakai di tempat ini adalah sistem booking. Wisatawan yang ingin merasakan cave tubing di gua Pindul harus melakukan pemesanan jauh-jauh hari. Pasalnya, jumlah wisatawan yang bisa dilayani tidak terlalu banyak. Tempat wisata ini dibuka dari pukul 08.00 – 17.00. Pemandu tidak melayani tour malam mengingat prosedur keamanan yang ada. Harga tiket masuk berkisar antara Rp. 25.000,- sampai dengan Rp. 30.000,-.Gua Pindul

Sebelum melakukan cavetubing para wisatawan terlebih dahulu diarahkan untuk memakai alat pengaman seperti pelampung dan sepatu anti air. Pengarahan lebih lanjut, mengenai prosedur keamanan dan lain-lain, dijelaskan pada saat akan memasuki obyek wisata. Pada saat melaukan cavetubing, selain jaket pelampung dan sepatu, wisatawan juga harus menggunakan ban. Ban tersebut digunakan untuk duduk. Jadi pada saat cavetubing, para wisatawan tidak perlu berenang.

Gua Pindul terbagi dalam tiga zona; zona terang, zona remang-remang, dan zona gelap abadi. Di zona terang, para wisatawan dapat melihat keindahan gua tanpa menggunakan alat bantu karena masih banyaknya sinar matahari yang masuk ke dalam gua. Di zona remang-remang, pemandu sudah mulai menggunakan lampu senter karena cave tubing1-editcahaya matahari sudah mulai berkurang. Zona gelap abadi merupakan zona paling menarik sekaligus menegangkan bagi saya. Di zona ini para wisatawan tidak bisa melihat sama sekali jika tidak mengunakan alat bantu senter. Ketika mencapai zona ini, pemandu biasanya akan mematikan lampu sejenak dan mengajak para wisatawan untuk merenung, mensyukuri kemegahan ciptaan Tuhan.

Lama cavetubing di gua Pindul, dari masuk hingga keluar, kira-kira 30 menit. Ketika hampir mencapai pintu keluar, pemandu biasanya menawarkan pada para wisatawan untuk berenang menuju pintu keluar gua. Bagi yang bisa berenang,pengalaman ini tentu saja akan sangat menyenangkan.P091011_11.54

Secara keseluruhan, cavetubing di gua Pindul sangat menyenangkan. Namun, mengingat masih barunya obyek wisata ini, banyak hal yang perlu ditingkatkan dalam hal pelayanannya. Misalnya saja penambahan jumlah toilet dan juga pengelolaan para pedagang di sekitarnya. Promosi mengenai tempat wisata ini pun harus lebih digiatkan agar makin banyak wisatawan baik lokal maupun asing yang berkunjung.

 

 

 

 

11 thoughts on “Cave Tubing at Pindul Cave

  1. saya sudah pernah kesini!😀 hehe… disarankan untuk nggak datang pas akhir pekan kalau pengen nikmatin suasana..
    apalagi kalau akhir-akhir ini weekend udah ramai sekali, ditambah ada ‘masalah’ operator cave tubing di Pindul sendiri😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s